| Muarojambi Jadi Kawasan Wisata Sejarah Terpadu |
| Ditulis oleh yudie | |||
|
SBY juga menyampaikan keseriusannya membantu kepariwisataan melalui promosi ke belahan dunia lain. “Pemerintah pusat akan membantu, memfasilitasi dan ikut mempromosikan ke berbagai wilayah dunia agar tempat-tempat itu makin ke depan makin berkembang.” Tambahnya. Senada dengan pidato presiden, Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik mengaku telah menyiapkan dan melakukan beberapa langkah nyata agar Percandian Muarojambi menjadi world heritage atau warisan dunia. “Kami sudah mendaftarkan Percandian Muaro Jambi ke UNESCO tahun 2009. Setelah pemugaran mulai tampak dan kami daftarkan ke UNESCO, sekarang sudah mendapat registrasi di UNESCO tetapi belum ditetapkan,” ungkapnya. Dengan angotanya 114 komite, kata dia, memang tidak begitu saja menetapkannya. “Mereka (komite) masih bolak-balik ke Indonesia untuk mempelajari lebih lanjut. Tapi saya yakin Percandian Muarojambi akan menemani Candi Borobudur dan Candi Prambanan yang sudah diakui oleh UNESCO,” ujar Jero Wacik. Pencanangan trail of civilization atau jejak peradaban pada tahun 2007, dimulai dari Candi Borobudur dan sudah diakui oleh enam negara di ASEAN, tahun lalu di Kamboja, dan tahun ini di Laos. “Saya yakin suatu saat trail of civilization akan bisa dilaksanakan di Provinsi Jambi,” ujarnya. Sebelumnya, dalam sambutan Gubernur Jambi Hasan Basri Agus (HBA), mengatakan, terdapat beberapa poin mengenai objek wisata atau potensi kepariwisataan yang ada di Provinsi Jambi. Menurut HBA, tingkat keragaman artefak yang berhasil ditemukan menunjukkan adanya hubungan yang erat dengan komunitas lain yang ada di Pulau Sumatera, daratan Asia Tenggara, Cina, India hingga Timur Tengah. Hal ini, kata dia, hanya mungkin terjadi bila masa lalu tersebut terdapat struktur pemerintahan yang mapan dan keterbukaan menerima pengaruh dari luar. Sesuai dengan penemuan bukti sejarah yang telah ditemukan Percandian Muarojambi begitu besar. “Tingkat kepadatan kompleks percandian mencapai 86 buah candi, dan baru dipugar sebanyak tujuh buah candi,” ungkap HBA. HBA juga mempromosikan beberapa objek kepariwisataan yang dimiliki oleh Provinsi Jambi dan perlu pengembangan lebih lanjut. “Jambi juga memiliki kawasan Geopark di Kabupaten Merangin yang berusia 300 juta tahun, dari fosil dan fauna,” ujarnya. Untuk diketahui, secara geografis, wilayah Muarojambi sebagian besar berada di daerah aliran Sungai Batanghari. Beberapa abad silam daerah ini sudah dikenal menjadi jalur perdagangan baik antara suku bangsa di nusantara maupun asing seperti China, India, Persia, Arab, Eropa serta negeri-negeri di wilayah Asia Tenggara. Berkaitan dengan situs purbakala kompleks Percandian Muarojambi, adalah sebuah kompleks percandian agama Hindu-Buddha terluas di Indonesia. Kompleks percandian ini terletak di Desa Muarojambi Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muarojambi, Provinsi Jambi, tepatnya di tepi Sungai Batanghari, sekitar 26 kilometer arah timur Kota Jambi. Koordinat Selatan 01* 28'32" Timur 103* 40'04". Untuk saat ini merupakan tempat peninggalan purbakala terluas di Indonesia, membentang dari barat ke timur 7,5 kilometer dengan luas kurang lebih 12 km persegi. Candi Muarojambi merupakan kompleks candi yang terbesar dan yang paling terawat di Pulau Sumatera. Di kawasan situs percandian Muarojambi terdapat Candi Astano, Candi Tinggi, Candi Gumpung, Candi Kembar Batu, Candi Gedong, Candi Kedaton, dan Candi Koto Mahligai. SBY Ingatkan Pemda Kurangi Biaya Rutin SBY juga memberikan beberapa arahan kepada gubernur, para bupati dan wali kota. Menurut dia, para pejabat (gubernur dan bupati/wali kota) yang terlibat didalam politik tidak boleh meninggalkan tugas pokoknya. Kemudian lagi dalam penetapan angaran, SBY berpesan agar pemerintah daerah mengurangi pengeluaran biaya-biaya rutin. Tetapi lebih difokuskn ke anggaran pembangunan.
|
Candi Muarojambi resmi menjadi Kawasan Wisata Sejarah Terpadu. Penetapan itu ditandai dengan penandatanganan prasasti di situs bersejarah seluas 12 kilometer oleh Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), kemarin (22/9). Pada kesempatan itu, Presiden SBY meminta Pemerintah Provinsi Jambi menjaga dan melestarikan Candi Muarojambi. Secara khusus, orang nomor satu di Republik Indonesia itu juga berpesan agar pepohonan yang rimbun di sekitar kompleks percandian Muarojambi tidak ditebang. Menurut SBY, kompleks Candi Muarojambi merupakan warisan budaya masa lalu. Apalagi kompleks percandian Muarojambi terluas di Indonesia yang mencapai 12 kilometer. Dalam sambutannya, SBY menginginkan setiap daerah mempunyai prakarsa dan inisiatif mengembangkan kepariwisataan, karena ini menunjang dan dapat memberi kontribusi yang baik bagi perekonomian Indonesia. “Saya ingin setiap daerah mempunyai prakarsa dan inisiatif, sebagaimana prakarsa Jambi,” ujarnya.