Potensi Pertanian
Pengembangan tanaman pangan mendapat prioritas utama oleh Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi, mengingat sampai saat ini masih kekurangan/ deposit pangan khususnya padi, oleh karena itu dicanangkan program “optimasi lahan” guna mengolah dan memberdayakan lahan hutan menjadi lahan produktif yang banyak terdapat di daerah pedesaan.
Tanaman Padi
Konsentrasi persawahan berada di 3 kecamatan yaitu Kumpeh, Maro sebo dan Jaluko mengingat wilayahnya yang banyak terdapat lahan basah karena berada di daerah aliran Sungai Batang hari, sedangkan wilayah lainnya berupa ladang tadah hujan. Luas panen padi tahun 2008 adalah 7.922 Ha dengan produksi 33.793 ton dan produksi rata-rata 42.66 ton. Berikut gambaran luas lahan sawah:
 

No

Kecamatan

Luas Panen

Produksi

Rata – Rata Produksi

1

Sekernan

1,558

6,888

44.21

2

Jaluko

1,518

6,486

42.73

3

Maro Sebo

2,051

8,754

42.68

4

Kumpeh

2,180

8,993

41.25

5

Kumpeh Ulu

615

2,672

43.45

6

Sei. Bahar

-

-

-

7

Mestong

-

-

-

8

Sei. Gelam

-

-

-

 

Jumlah

7,922

33,793

42.6

 

Palawija

Tanaman palawija banyak dibudidayakan di kecamatan Kumpeh, Kunpeh ulu dan Jambi luar kota, khususnya untuk komoditi jagung sedangkan dikembangkan secara besar-besaran di desa Mekar Sari kecamatan kumpeh mengingat kondisi lahan sesuai untuk budidaya jagung khususnya varitas hibrida.
Disamping jagung tanaman sayuran banyak dikembangkan di kecamatan Sungai Gelam, Jambi luar kota, Kumpeh ulu dan Mestong yang sebagian besar untuk memasok kebutuhan sayur Kota Jambi, umumnya dibudidayakan sebagai usaha sampingan keluarga.

 

 

 

No Palawija Luas Panen Produksi
1 Jagung 3.085 12.685
2 Ubi Kayu 298 45,24
3 Ubi Jalar 294 25,68
4 Kedelai 368 312
5 Kacang Tanah 139 250
6 Kacang Hijau 54 62

 

Hortikultural

Produksi Buah – Buahan

No

Jenis Buah

Produksi (ton)

1

Alpokat

791

2

Duku

116.123

3

Durian

125.205

4

Jeruk

23.057

5

Nanas

884.268

 
Beberapa jenis buah-buahan yang dihasilkan termasuk varitas unggul yang memiliki citra rasa khas seperti duku yang terkenal dengan varitas duku kumpeh dengan ciri kulit tipis dan dagang buah tebal sehingga disukai masyarakat, sentra produk duku berada di Kumpeh dan Kumpeh Ulu, selain itu terdapat sentra produksi nanas di desa Tangkit Kecamatan Sungai Gelam dan sekarang sedang dikembangkan budidaya jeruk di Sungai Bahar.